STIES Riyadlul Jannah Sambut Mahasiswa Baru 2026/2027, Tanamkan Semangat Akademik dan Nilai TAWADHU

Mojokerto, 26 Agustus 2026 — Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah (STIES) Riyadlul Jannah Mojokerto menyambut mahasiswa dan mahasiswi baru Tahun Akademik 2026/2027 dalam suasana penuh semangat, kekeluargaan, dan pesan kuat tentang pentingnya pendidikan tinggi bagi generasi muda. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua STIES Riyadlul Jannah, Wakil Ketua III, Zain Mahfudz, Lc., M.E., Ketua Program Studi Ekonomi Syariah, Dr. Budiyono Santoso, S.E., M.E., para dosen, serta mahasiswa dan mahasiswi baru Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi momentum penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga menjadi ruang untuk mengenalkan nilai, visi, dan budaya akademik yang menjadi bagian penting dari perjalanan pendidikan di STIES Riyadlul Jannah.

Kesempatan Kuliah Harus Disyukuri dan Dijalani dengan Sungguh-Sungguh

Kegiatan diawali dengan arahan Wakil Ketua III STIES Riyadlul Jannah, Zain Mahfudz, Lc., M.E. Dalam arahannya, beliau memberikan motivasi kepada mahasiswa baru agar menjalani masa studi dengan kesungguhan, kedisiplinan, dan semangat belajar yang tinggi. Di hadapan para mahasiswa baru, Zain Mahfudz mengingatkan bahwa kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi bukanlah sesuatu yang otomatis dimiliki oleh setiap lulusan SLTA di Indonesia. Karena itu, kesempatan tersebut harus disyukuri dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Para mahasiswa baru didorong untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah mereka peroleh. Dunia perguruan tinggi harus menjadi ruang untuk membangun pengetahuan, karakter, keterampilan, sekaligus kesiapan menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa menjadi mahasiswa bukan sekadar perubahan status dari siswa menjadi mahasiswa, melainkan sebuah kesempatan untuk membangun kapasitas intelektual dan karakter serta mempersiapkan diri agar kelak mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Dari Sang Pendiri, Lahir Nilai TAWADHU

Sementara itu, Ketua Program Studi Ekonomi Syariah, Dr. Budiyono Santoso, S.E., M.E., menyampaikan nilai-nilai yang diwariskan oleh Sang Pendiri sebagai fondasi dalam menjalani proses pendidikan di STIES Riyadlul Jannah. Lima nilai tersebut dirangkum dalam akronim TAWADHU, yakni Tarbiyah, Wathoniyah, Dakwah, Hamasatul Jihad, dan Uswah. Kelima nilai tersebut tidak ditempatkan semata-mata sebagai slogan kelembagaan, tetapi diarahkan untuk diterjemahkan ke dalam kehidupan akademik dan praktik ekonomi. Tarbiyah menjadi dasar pembentukan manusia yang terus belajar dan berkembang. Wathoniyah menanamkan kecintaan dan tanggung jawab terhadap bangsa serta kehidupan sosial. Dakwah mengarahkan ilmu agar memiliki nilai kemanfaatan. Hamasatul Jihad menumbuhkan semangat kesungguhan dalam memperjuangkan kebaikan. Sementara Uswah menekankan pentingnya keteladanan dalam setiap tindakan.

Dalam perspektif ekonomi syariah, kelima nilai tersebut diarahkan agar mahasiswa tidak hanya memahami ekonomi dari sisi teori dan angka, tetapi juga mampu melihat aktivitas ekonomi sebagai bagian dari kehidupan yang memiliki dimensi moral, sosial, dan kemaslahatan. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu tumbuh sebagai insan akademik yang memiliki kompetensi sekaligus karakter—menguasai ilmu ekonomi, tetapi tetap berpijak pada nilai-nilai Islam dan kepentingan masyarakat.

KH. Abdulloh Mahfudz: Tradisi Baik Dijaga, Pembaruan Terus Didorong

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Pengasuh Riyadlul Jannah Pacet Mojokerto, KH. Abdulloh Mahfudz. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya keterlibatan seluruh civitas akademika dalam berbagai program yang dapat mendorong kemajuan perguruan tinggi. Kemajuan institusi, menurut pesan yang disampaikan, tidak dapat hanya bertumpu pada pimpinan. Dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan seluruh unsur civitas akademika perlu mengambil bagian sesuai dengan peran masing-masing.

Pesan tersebut diletakkan dalam prinsip yang sangat kuat dalam tradisi pesantren:

“Al-muhāfaẓah ‘alal-qadīm aṣ-ṣāliḥ wal-akhdzu bil-jadīd al-aṣlaḥ.”

Mempertahankan tradisi lama yang baik sekaligus mengambil hal-hal baru yang lebih baik.

Prinsip tersebut menjadi pijakan penting bagi STIES Riyadlul Jannah dalam menghadapi perubahan zaman. Nilai-nilai baik yang telah diwariskan tidak ditinggalkan, sementara inovasi dan pembaruan tetap diperlukan agar perguruan tinggi mampu menjawab perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dunia ekonomi, dan kebutuhan masyarakat. Karena itu, seluruh civitas akademika diharapkan ikut terlibat dalam berbagai program pengembangan perguruan tinggi, dengan tetap menjaga identitas serta nilai-nilai dasar yang telah diwariskan para pendahulu.

Menjadi Mahasiswa, Menjadi Bagian dari Perubahan

Momentum penyambutan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 akhirnya bukan sekadar seremoni awal memasuki dunia perguruan tinggi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi titik awal bagi mahasiswa untuk memahami bahwa pendidikan di STIES Riyadlul Jannah memiliki misi yang lebih luas: membentuk insan yang berilmu, berkarakter, memiliki kepedulian sosial, dan mampu mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan ekonomi. Di tengah perubahan dunia yang semakin cepat, mahasiswa baru ditantang untuk tidak sekadar menjadi penerima ilmu, tetapi juga menjadi bagian dari solusi. Semangat belajar, nilai TAWADHU, serta prinsip al-muhāfaẓah ‘alal-qadīm aṣ-ṣāliḥ wal-akhdzu bil-jadīd al-aṣlaḥ menjadi bekal awal bagi perjalanan mereka.

Dari kampus, mereka belajar ilmu. Dari nilai-nilai yang diwariskan, mereka belajar arah. Dan melalui keterlibatan dalam kehidupan akademik, mereka dipersiapkan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selamat datang mahasiswa dan mahasiswi baru STIES Riyadlul Jannah Tahun Akademik 2026/2027. Saatnya belajar, bertumbuh, berproses, dan memberi arti.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *