STIES Riyadlul Jannah Mojokerto Gelar Koordinasi Jurnal, Perkuat Tata Kelola dan Target Akreditasi
Mojokerto — STIES Riyadlul Jannah Mojokerto menggelar kegiatan Koordinasi Jurnal pada Selasa (14/4/2026) secara daring melalui Google Meet, pukul 08.00–10.00 WIB. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Bapak Alfian Qomaruddin, S.Kom., M.M., Staf Tenaga Pendidik Universitas Trunojoyo Madura, dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan jurnal ilmiah di lingkungan kampus.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua STIES Riyadlul Jannah Mojokerto, Bapak Mokhammad Ainur Rofiq, Lc., M.E., Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Bapak Zain, Lc., M.E., Ketua LPPM, Bapak Imam Wahyudi, S.Pd., M.Si., serta para dosen dan civitas akademik. Kehadiran pimpinan kampus menunjukkan komitmen institusi dalam memperkuat tata kelola jurnal menuju standar nasional dan internasional.
Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya pengelolaan jurnal berbasis sistem yang terintegrasi melalui konsep rumah jurnal. Model ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi, standarisasi proses publikasi, serta membuka peluang optimalisasi pendapatan dari biaya publikasi atau Article Processing Charge (APC). Namun demikian, aspek keamanan digital juga menjadi perhatian serius, mengingat risiko serangan siber yang dapat berdampak pada keseluruhan sistem jurnal.

Selain itu, pengelolaan jurnal yang ideal disarankan tidak terlalu kompleks, dengan jumlah terbatas dalam satu koordinasi untuk meminimalkan risiko teknis. Pemisahan jurnal dosen dan mahasiswa juga menjadi strategi yang diusulkan agar pengelolaan lebih fokus dan terarah. Target awal akreditasi jurnal ditetapkan pada level SINTA 4 sebagai langkah strategis dalam meningkatkan reputasi akademik.
Upaya peningkatan kualitas jurnal juga dilakukan melalui diversifikasi tim editorial dan reviewer dengan melibatkan akademisi dari berbagai wilayah, serta peningkatan sistem Open Journal System (OJS) ke versi terbaru guna mendukung proses publikasi yang lebih efektif. Di sisi lain, penambahan jumlah artikel per edisi dan penguatan proses review menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas dan kuantitas publikasi.
Kegiatan ini juga menyoroti pentingnya persiapan akreditasi jurnal, khususnya bagi jurnal yang telah berjalan minimal dua tahun. Penggunaan DOI dan statistik kunjungan disebut sebagai indikator penting dalam mendukung penilaian kinerja jurnal. Selain itu, kolaborasi lintas institusi dinilai mampu memperluas jangkauan publikasi sekaligus meningkatkan kualitas konten ilmiah. Meski demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi, seperti keterbatasan sumber daya manusia, risiko keamanan digital, serta belum seragamnya standar editorial antar jurnal. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang berkelanjutan, pelatihan bagi pengelola jurnal, serta penyelarasan sistem penerbitan.

Sebagai tindak lanjut, STIES Riyadlul Jannah Mojokerto dan Universitas Trunojoyo Madura dijadwalkan akan melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada 25 April 2026. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam pengelolaan jurnal, pendampingan publikasi, serta pengembangan kapasitas akademik. Melalui kegiatan ini, STIES Riyadlul Jannah Mojokerto optimistis dapat meningkatkan kualitas jurnal ilmiah secara berkelanjutan serta memperkuat posisi institusi dalam ekosistem publikasi akademik di tingkat nasional maupun internasional.



